Pintu Belakang Sastra Indonesia?
DAMHURI MUHAMMAD Artwork by Michael Dagoni/https://id.pinterest.com/ Dalam ramai perbincangan tentang bagaimana cara mengantarkan sastra Indonesia pada khalayak pembaca dunia, di penghujung Desember 2025 lalu, sebuah direktorat bidang diplomasi budaya di Kementerian Kebudayaan RI secara resmi meluncurkan platform digital bernama "Read Indonesia". Yang disebut "platform" itu sejatinya tak lebih dari sebuah situs dengan konsep perwajahan lebih kurang sama dengan tampilan visual situs resmi lembaga negara pada umumnya. Hanya saja kali ini digarap dalam dua pilihan bahasa (Indonesia-Inggris) dengan tagline berbunyi Bridging Stories, Connecting Culture (menjembatani cerita, menghubungkan budaya), dan dideklarasikan sebagai gateway (pintu gerbang) untuk memasuki kekayaan khazanah sastra Indonesia dengan segala macam keunikannya. Rubrikasi yang tersedia di antaranya adalah buku, penerbit, penulis, agen sastra ( literary agency ), termasuk konten-konten berita yang be...



